Showing posts with label review drama korea. Show all posts
Showing posts with label review drama korea. Show all posts

Friday, 21 October 2016

Scarlet Heart Ryeo: Review Episode 16

Annyeong! 

Masih pengen ngebahas Scarlet Heart Ryeo nih, semoga nggak bosen ya...



Preview episode 17 seperti sebuah angin segar buat para team Wang So yang dari awal  memang gregetan dengan perjalanan hidup pangeran ke-4. Di episode mendatang kita bisa lihat masa pemerintahan Wang Yo berakhir dan Wang So jadi raja Gwangjong. Bukan hanya gue yang mungkin nggak sabaran menanti endingnya, empat episode terakhir sepertinya bukan hanya jadi penentuan nasib So-Soo couple tapi juga nasib para shiper yang apakah nanti akan berakhir bahagia atau malah terjerembab dalam kubangan nestapa!.

Kali ini gue pengen ngereview episode 16 kemaren, yang udah nonton pasti ngerasain hal yang sama kan? kematian Eun n lady bear benar-benar memilukan apalagi pas bagian Wang Eun memanggil Seon Duk "istri ku" gue ngerasa ada begitu banyak cinta untuk Seon Duk. Soo mungkin adalah wanita pertama Eun, tapi Seon Duk adalah cinta pertama dalam hidupnya. Dan nggak ada yang bisa menyangkal ketika Eun lebih memilih untuk mati daripada hidup tanpa Seon Duk. Dan bagian paling menyedihkan dari akhir scene ini adalah ketika Jendral Park membelai wajah Seon Duk dan bertanya kepada Hae Soo apakah putrinya menerima banyak cinta dari suaminya.

Kematian Eun benar-benar membuat Wang So ingin merebut tahta, dan ini ia lakukan hanya untuk menghentikan pertumpahan darah diantara sesama saudaranya. Ia berpikir dengan ia menjadi raja ia bisa menghentikan hal-hal buruk yang terjadi di masa pemerintahan Wang Yo. Dari scene ini gue pikir Jendral Park benar-benar mendukung Wang So untuk menjadi raja, gue pikir ia nggak benar-benar membenci Wang So karena sudah membunuh Eun.

Wang Yo memerintah Wang So untuk pergi meninggalkan istana setelah kematian Eun. Wang So berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk mencari cara mengalahkan Wang Yo walaupun harus meninggalkan Hae Soo di lingkungan istana. Ia pun harus berbohong demi kebaikan Hae Soo. Scene dimana Wang So mutusin Hae Soo benar-benar gue bisa merasakan bagaimana kata-kata Wang So merobek-robek hati Hae Soo, tapi di saat yang sama kita juga bisa merasakan ikatan cinta yang kuat diantara mereka berdua, karena Hae Soo lebih memilih untuk percaya sama Wang So, bahwa suatu saat nanti Wang So akan kembali kepadanya.

Ada yang sama kayak gue nggak sih, merasa kalo episode 16 ini ceritanya dicepet-cepetin, gue nggak puas karena Wook belum kelihatan gregetnya di episode ini karena memang dapet sedikit bagian padahal karakternya udah berubah.  Lalu Wang Yo yang masa pemerintahannya segera berakhir karena tiba-tiba depresi dan dihantui oleh rasa bersalah atas kematian Eun.  

Perubahan karakter Jung juga yang begitu cepat, sebenarnya gue sebel sama Jung karena dia masih menyalahkan Wang So atas kematian Eun, tapi bisa dipahami sih, ia melihat begitu banyak tragedi yang terjadi di lingkungan keluarganya. Juga Won, yang lebih memilih menjadi kaki tangan Wang Yo dan menghasut Wang Yo agar terus waspada sama Wang So. 

Dan diantara mereka semua untungnya gue masih bisa melihat Baek Ah dengan karakter baiknya ia masih peduli dengan Jung dengan mengirim mata-mata ke kamp. militer. Dia juga banyak membantu kesulitan yang dialami Hae Soo selama ditinggal Wang So. Juga kabar baiknya Baek Ah ternyata masih bersama Woo Hee disisinya walaupun belom pasti mereka menikah atau enggak. Cuma ada sedikit khawatir nantinya ketika ia tau kesepakatan yang telah dibuat oleh Woo Hee dan Wang Yo, pasti dia bakal patah hati banget.

Eh tapi jujur aja gue sedikit lega, akhirnya di penghujung episode 16 gue bisa melihat senyum Hae Soo lagi, gue benar-benar rindu senyum cerah dan ceria Hae Soo. Ya... kita mungkin cuma punya beberapa waktu lagi untuk bisa melihat senyum Hae Soo sebelum tragedi yang sebenarnya dimulai. Tapi yang menakjubkan karena Wang So adalah orang yang membuatnya tersenyum dan melupakan semua hal-hal mengerikan yang telah ia lalui. Ending episode 16 kemarin benar-benar bikin para shiper happy, scene lilin dipadamkan pastinya membuat kita bermain-main dengan imajinasi masing-masing apa yang selanjutnya terjadi. 





Nonton drama ini dari episode 1 sampai episode 16 rasanya pilu banget, apalagi liat spoiler dan spekulasi-spekulasi yang beredar untuk episode-episode selanjutnya, semuanya menjanjikan kesuraman dan malapetaka di akhir episode, makin kesini gue jadi khawatir kalau ceritanya mulai bergerak ke arah yang sama dengan novel dan drama versi China nya. Mengingat baik versi China atau versi Korea kenyataannya memiliki akar yang sama yaitu latar belakang sejarah yang sama, tapi meskipun begitu gue harap Scarlet Heart Ryeo memiliki cerita sendiri dan mengembangkan karakternya sendiri.

Kalo liat preview eps 17, gue rasa Hae Soo benar-benar hamil dan keguguran di episode mendatang. Rasanya makin nggak siap ketika harus melihat scene Wang So menikahi Yeon Hwa dan Hae Soo meninggalkan istana lalu kemudian mati. 

Kalaupun endingnya bakal sama, mudah-mudahan dimasa mendatang pertemuan Wang So dan Hae Soo mereka akan ingat satu sama lain.

Untuk menepis kegusaran gue sebelum drama ini tamat, gue masih berpegang teguh sama  pernyataan PD nim Kim Kyu Tae walaupun katanya nggak ada yang bisa di percaya di kdramaland.
"The journey will be sad but the ending will be happy".
Perjalanannya memang menyedihkan tapi endingnya akan bahagia, setidaknya itu cukup memberi harapan buat gue. Satu-satunya kemungkinan adalah pilihan reinkarnasi Wang So di masa yang akan datang dimana ia akan ingat semuanya dan menemukan Hae Soo kembali. \^O^/



Tuesday, 4 October 2016

First Impression: On The Way To The Airport

Nampaknya Lee Sang Yoon belum mau melepas imej sebagai kekasih, suami, menantu dan ayah yang baik di mata penggemarnya. Dari beberapa dramanya yang gue tonton, gue selalu dapat feel yang menyejukkan dari setiap akting yang ia mainkan.

Di drama terbarunya ini On The Way To The Airport , Lee Sang Yoon dipasangkan dengan aktris cantik Kim Ha Neul dan juga beberapa pemain pendukung lainnya. Drama ini bercerita tentang masalah keluarga dengan latar dunia penerbangan di belakangnya. Dari empat episode awal yang gue tonton gue langsung tertarik meskipun gue curiga ceritanya nanti berbau perselingkuhan, karena melibatkan orang-orang yang sudah berpasangan. 

Main Cast:



Lee Sang Yoon berperan sebagai Seo Doo Wooh. Ia adalah seorang arsitek, ia juga ayah yang baik untuk putrinya Annie meskipun bukan putri kandungnya . Sejak kepergian Annie ia adalah orang pertama yang sangat terpukul.



Kim Ha Neul berperan sebagai  Choi Soo Ah seorang ibu yang juga berprofesi sebagai pramugari. Awalnya ia berpikir kehidupannya sudah sangat sempurna. Ia memiliki seorang anak perempuan dan suami yang disegani. Lalu kemudian kehidupannya berubah total sejak bertemu Seo Doo Wooh. Dengan Seo Doo Wooh, Soo Ah berbagi segala kecemasan dan tekanan dalam hidupnya.



Shin Sung Rok berperan sebagai Kapten Park suaminya Soo Ah, ia adalah pilot yang sangat populer di kalangan dunia penerbangan. Ia suami yang tegas tapi setiap keputusan yang dia ambil terkadang sangat melukai istri dan anaknya. Gue belum melihat gelagat dia yang memulai selingkuh sih dari awal episode, tapi wanita-wanita di sekelilingnya sangat terobsesi dengannya.



Jang Hee Jin berperan sebagai Kim Hye Won istri Seo Doo Wooh, mungkin dia memiliki masa lalu yang kelam karena mantan suaminya menelantarkan ia dan Annie putrinya sehingga ketika Annie meninggal ia ingin cepat-cepat mengubur kenangan akan putrinya tersebut.


Menurut gue drama ini sangat menarik. Selama ini mungkin banyak yang nggak tau seperti apa sibuknya orang-orang yang bekerja dalam dunia penerbangan, nonton drama ini secara nggak langsung gue jadi tau permasalahan klasik yang mungkin sering ditemui oleh pasangan yang punya profesi sama seperti pasangan Soo Ah dan kapten Park yang sering memiliki jam terbang yang berbeda sehingga mereka kesulitan untuk menjaga anak mereka. Banyaknya tekanan dan kurangnya intensitas bertemu dan berkumpul bersama keluarga akhirnya membuat Soo Ah menemukan sandaran baru untuknya berbagi masalah. 

Drama ini di sponsori oleh maskapai penerbangan Air Asia, mereka juga mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Malaysia. Yang gue suka drama ini di buat sangat baik, mulai dari sinematografinya dan musiknya yang sangat melankolis, mood kita yang nonton pun akan terasa sangat melow seakan-akan penulis berhasil menyampaikan pesannya bahwa drama ini bukan drama percintaan yang cengeng dan menye-menye yang bisa membuat penonton merasa menderita sendiri. 

Sejauh ini pendapat gue tentang perselingkuhan masih sama. Gue tetap tidak akan membenarkan tentang perselingkuhan apalagi ada seorang anak di antara mereka, tapi entah kenapa untuk pasangan Seo Doo Wooh dan Soo Ah gue jadi mendukung mereka sampai akhir episode nanti. 

Dan yang terpenting salah satu pesan yang gue dapat dari drama ini gue jadi sadar cinta itu ternyata sangat sembrono dia bisa datang kapan saja, nggak tau sikon dan kondisi dan sasarannya bisa kena ke siapa aja entah itu untuk orang yang masih sendiri atau sudah berpasangan. Ngeri juga ya kalau cinta tiba-tiba datang mempermainkan kehidupan orang-orang orang yang sudah berpasangan, tergantung mereka mau mengambil resiko atau tidak!.