Showing posts with label mykoreandramaid. Show all posts
Showing posts with label mykoreandramaid. Show all posts

Thursday, 16 April 2015

Why Do I Love Kdrama

Banyak yang nanya ke gue kenapa sih suka nonton Drama Korea? emang apa bagusnya, bagusan mana sama serial dari barat sana, dan seabrek pertanyaan dengan nada meremehkan lainnya  yang kadang bikin gue males ngejawab dan gue lebih memilih untuk diam ketimbang beradu argumen. Untungnya pertanyaan-pertanyaan itu bukan datang dari emak gue, karena emak gue sama halnya dengan gue pecinta drama korea sejati.

Beberapa alasan kenapa gue jadi Kdrama addict dan lebih memilih Drama Korea sebagai daftar tontonan paling atas  tontonan favorit gue.

Gue suka Aktor dan Aktris Korea
Siapa sih yang nggak terbius dengan ketampanan dan kecantikan para Aktor dan Aktris dalam Drama Korea? sebut saja Rain Bi, Lee Min Hoo, Kang Ji Hwan, Park Seo Joon dan sederet nama beken lainnya. Bukan berarti aktor dan aktris dari indonesia nggak ada yang gue suka ya, gue masih menempatkan Nicholas Saputra dalam lubuk hati gue yang terdalam dan Dian Sastro sebagai inspirasi gue sedangkan yang aktris gue suka banget sama Song Hye kyo, Eun Hye dan Jang Nara. 

Gue suka ide cerita dalam Drama Korea
Yang suka Drama Korea pasti sepakat sama gue mengenai hal ini, kebanyakan ide cerita dalam Drama Korea yang gue tonton nggak pernah gue lihat di Sinetron Indonesia (nggak ada maksud ngebandingin ya). Sepertinya ide cerita dalam Drama Korea kadang diluar dugaan kita seperti serial My Heart From Another Star, masa iya sih ada alien yang hidup ratusan tahun bisa jatuh cinta sama seorang artis yang notabene nya manusia biasa, terus ada juga serial Blood yang bercerita tentang seorang vampire yang juga jatuh cinta sama seorang Dokter, atau yang masih ingat Drama Faith nya Lee Min Hoo, yang juga bercerita tentang seorang Dokter bedah yang bisa melewati lorong waktu. Kalau dipikir emang nggak masuk akal bisa-bisaan Writer nya lah mengkhayal dan menjadikan ide cerita, tapi nggak bisa dipungkiri gue suka genre Drama Korea yang seperti ini dan gue bisa terima ketidakmungkinan itu. Selain genre fantasi sepertinya gue suka semua genre Drama Korea apalagi yang romance comedy seperti Drama Witch Romance. Dari sekian banyak drama yang gue tonton walaupun kadang ending nya nggak seperti apa yang di harapkan, seperti drama Endless Love drama korea pertama yang gue tonton dimana endingnya berakhir sangat memilukan ditutup dengan kesedihan karena kematian dua tokoh sentralnya Eun Seuh dan Yoon Jun Suh, namun banyak banget kok drama korea favorit gue yang berakhir happy ending seperti  drama Lie To Me, Goong, Full House, Personal Taste, My Fair Lady, Pinocchio, Healer, My lovely girl  dan sederet judul keren lainnya. Selain yang gue tulis diatas gue juga suka Drama Korea saeguk yang ceritanya didasarkan pada sejarah seperti Dae Jang Geum misalnya.

Gue suka plot dan alur Drama Korea
Udah lumrah dan biasa kali ya kalau di sinetron-sinetron alur ceritanya berkisah tentang anak orang kaya yang jatuh cinta dengan anak pembantu atau kisah ibu tiri yang ingin menguasai harta kekayaan bahkan yang paling sering di jumpai adalah cerita rebutan suami atau pacar, begitupun di Drama Korea alur cerita seperti ini sering banget di jumpai di setiap drama, tapi yang bikin beda alur cerita di Drama Korea dan sinetron kita menurut pandangan gue adalah kalo di Drama Korea alur cerita biasa seperti itu bisa dikemas lebih menarik dan apik contohnya sederhana aja, misalnya cerita tentang orang paling kaya di Korea seperti di Boys Before Flowers disitu ditunjukin mulai dari hal-hal kecil dan faktor-faktor apa yang ikut menunjang dan menunjukkan kalo mereka benar-benar kaya seperti rumah tempat tinggal, mobil, dan  usaha yang digelutin. Begitupun tokoh antagonis di Drama Korea nggak perlu ngebentak dengan omongan kasar cukup dengan dialog yang santai tapi menikam udah cukup memperjelas kalau dia tokoh antagonis dalam drama tersebut.

Gue suka OST dalam Drama Korea
Sepertinya para Composer dan tim produksi sebuah drama di Korea sana sangat pintar ya dalam mengcombinasi antara drama dan original soundtracknya, yang gue temuin sepanjang sejarah gue nonton Drama Korea rata-rata ost nya sangat maching dengan drama tersebut, seperti ost drama Endless Love yang berjudul Reason, gimana nggak nangis bombay nonton dramanya yang sedih itu lha wong ost nya terdengar pilu sekali. Tapi yang paling gue suka adalah instrumen yang berjudul Paradiso dari drama Full House, dan sampe sekarang gue belum bisa move on dari semua original soundtrack drama It's Oke That's love yang semuanya catchy banget menurut gue.

Gue suka pesan moral dalam Drama Korea
Setiap selesai namatin Drama Korea gue kadang suka gagal move on, galau karena nggak puas sama ending ceritanya atau dilema karena endingnya terlalu bikin gue bahagia sehingga berniat untuk mengulang lagi dari episode pertama. Ada semacam kepuasan batin kalo abis nonton Drama Korea (bagian ini mungkin sedikit lebay) tapi ini beneran gue suka ngambil hikmah dari setiap cerita, sepertinya setiap habis nonton Drama Korea banyak hal baru yang gue dapet, seperti ketika gue nonton Drama Emergency Couple yang bergenre romance dan medical, setelah nonton drama itu gue jadi tau beberapa istilah dalam ilmu kedokteran, begitupun dalam drama My Lovely Girl yang menyelipkan sedikit cerita tentang industri musik di Korea. Tapi yang paling sering gue temuin di Drama Korea adalah teman masa kecil = jodoh di masa depan. Selain pesan moral yang gue dapet gue juga suka kutipan-kutipan yang ada di Drama Korea, contoh ini kutipan favorit gue dalam Drama Pinocchio.
“Sebuah kebenaran terjebak dalam dinding kebohongan mungkin terlihat damai seperti air yang tenang, tapi tanpa ada yang menyadarinya. Kebenaran itu akan menemukan celah terkecil di dinding dan akan keluar menuju dunia. Dan pada akhirnya dinding itu akan runtuh dan kebenaran mengalir keluar ke dunia.” (Choi Dal Po)

Gue suka scene-scene romantis dalam Drama Korea
Nggak bisa dipungkiri adegan romantis adalah saat-saat yang ditunggu saat nonton Drama Korea, nggak melulu harus adegan ciuman ataupun adegan hot di ranjang, berbagai potongan scene romantis dalam Drama Korea itu nggak monoton seperti di sinetron-sinetron, contohnya yang selalu gue temui di Sinetron Indonesia adegan lagi jalan trus ketabrak cowok ganteng, lalu bukunya jatoh dan sama-sama mungutin itu buku sambil pandang-pandangan abis itu  sadar trus berantem dengan dialog standar "loe buta nggak punya mata ya? atau bla...bla... bla.... . Scene romantis dalam Drama Korea yang gue temui kebanyakan sangat manis dan nggak pernah gue temuin di sinetron kita misalnya scene saat Lee Min Ho ngeringin rambut Son Ye Jin dalam drama Personal Taste.



Scene makan roti Lee Jong Suk dan Park Shin Hye di Drama Pinocchio.


Salah satu scene favorit gue ketika  Lee Min Ho melihat Park Shin Hye yang sedang tidur di The Heirs.


Scene romantis dalam drama Fated To Love You di episode terakhir.


Scene yang sepertinya setiap orang suka ya, basah-basahan seperti dalam adegan drama It's Oke That's Love ini.



Salah satu adegan yang gue suka di Drama Lie To Me, dan gue sempet berkhayal dulunya waktu masih pacaran duduk di bangku berdua sambil ngeliat bunga sakura berguguran, sayangnya hal itu nggak pernah kesampaian dan nggak ada bunga sakura juga di kampung gue.



Mau yang lebih romantis? nih adegan pandang-pandangan antara gue sama bang healer hihihi... tapi sayangnya adegan ini nggak pernah ada di drama, di sensor kali editor nya sentimen sama gue! .



Itu sebagian alasan kenapa gue suka banget sama Drama Korea, kalo ditulis secara detil bisa panjang banget kali, bagi yang nggak berminat atau belum pernah nonton Drama Korea coba deh sekali-sekali bersahabat dengan remote DVD nya kali aja jadi demen atau kalo emang nggak demen berarti memang kita nggak pernah sehati, dan kesukaan seseorang memang nggak bisa di paksakan. Masa gue mau maksain elo yang tadi nya demen nonton GGS jadi nonton Sensory Couple? ya sudahlah... gue sudah cukup  berbahagia dengan nonton Drama Korea sebagai pelipur lara dikala sedih dan obat anti badmood yang paling mujarab, diluar sana gue sudah menemukan teman-teman yang senasib dengan gue. Dan Kami bahagia dengan KEGILAAN ini!!



Tuesday, 31 March 2015

Teman Baru Dunia Baru

Berhubung catatan ini udah berhari-hari di draft akhirnya gue memutuskan untuk meneruskan lagi cerita perkenalan gue dengan temen-temen baru gue di dunia maya. Friendship, kayaknya ini faktor  yang merubah hidup gue secara dramatis. Semua itu gue alamin karena persahabatan. Dari kecil gue tipe orang yang senang bergaul, pokoknya happy banget kalo punya sahabat karib. Semenjak menikah dan hijrah ke Jakarta jujur aja gue belum punya temen yang klop, dan gue bukan tipe-tipe orang yang suka maen kerumah tetangga atau ngerumpil bareng ibu-ibu di tukang sayur. 3 tahun di Jakarta hidup gue mendadak hampa sampai kemudian gue terjebak dalam dunia para pecinta Drama Korea ini.

Berawal dari hobi yang sama, keisengan yang sama dan juga kealayan bersama yang susah dikontrol akhirnya gue dapet temen-temen baru yang kegilaannya hampir-hampir mirip sama gue. Walaupun gue belum pernah sekalipun bertemu sama emak-emak ini tapi kalo ngobrol masalah Kdrama serasa udah tetanggan lama ajah. Berawal dari Facebook akhirnya pertemanan ini terjadi, dulu gue hanya ngebahas Kdrama bareng emak gue karena yang pertama banget ngeracunin gue nonton Drama Korea ya emak tercinta. Gak afdol rasanya kalo gue nggak nulis bagaimana ceritanya gue bisa jatuh cinta pada pandangan pertama sama Drama Korea.  Pertama kali nonton Drama Korea yaitu drama nya Song Hye Kyo yang Endless Love, gilakkk.... ini drama bener-bener bikin gue nangis bombay kesannya nggak bisa terlupakanlah sampai sekarang. Gimana nggak pesonanya Won Bin di situ bikin ekspetasi gue untuk nyari gebetan naik level, gue mulai suka sama koko-koko kakak kelas gue di sekolahan yang bermata sipit dan berkulit putih, dan gue ingat salah satu cowok yang sering nongkrong di rental VCD langganan gue namanya Akong Tainam bermata sipit dan berkulit putih, doi salah satu alasan gue sering mampir ke rental VCD karena mukanya kece mirip banget sama Won Bin.


Lupakan sejenak si Akong Tainam bagian dari masa remaja gue yang manis. Sebenernya perkenalan ini berawal dari comblangan Teh Erry si bibitititeliti, gak jelas kapan persisnya gue mulai temenan sama Teh Erry di Facebook. Setiap hari gue terhibur banget dengan status-status Teh Erry yang berbau-bau korea, gue pikir asyik juga kalo ikut-ikut nimbrung. Gue ngerasa ada temen buat bertukar informasi atau sekedar bahas tentang drama korea atau idol-idol dari korea. Emang dasar gue orang yang sok kenal sok deket kali ya, akhirnya gue menenggelamkan diri diantara mereka pecinta Kdrama. dari situ gue mulai kenal yang namanya,


Lia Nurmalasari, Yang pertama kali ngeracunin gue nonton si ganteng Lee jong Suk di Drama Pinocchio, gue ngerasa selera gue sama Lia sama dalam hal Drama Korea.

Della Firayama , gue langsung speechless pertama kali tau kalau yang gue add di Facebook adalah seorang penulis novel dan editor novel-novel yang pernah gue baca, mbak della ini menurut gue seperti orang yang paling dituakan lah di GenKdrama ini, itulah mengapa gue nggak berani nyolong-nyolong photonya buat di edit.

Vita Masliyang paling gue inget adalah komennya  ngenawain gue masih nonton TVRI disalah satu status FB *lupa status siapa. Tapi sebenernya yang bikin gue iri sama Vita  bukan karena obsesinya jadi emak tirinya Daehan Mingguk and Manse, gue iri aja dia masih sering ketemu meja siaran padahal gue bertahun-tahun memendam hasrat ingin masuk studio siaran lagi.

Empiee sumpahhh.... tadinya gue pikir ini anak SMA, gue tau empiee seliweran di setiap statusnya teh erry, jadi nggak gue add di FB sampai akhirnya si empiee nge add gue duluan, dan ternyata casingnya yang imut dan unyu adalah seorang pegawai Bank.

Ilmiy, gadis berjilbab pecinta Yong Hwa ini selalu mengambil kesimpulan di akhir percakapan di Whatsapp, suka kaget ketika sadar obrolan di Whatsapp udah 400 chat aja, luar biasa ya mi kelakuaan teman-temanmu ini. O iya mau ngedit potomu loh ndok tapi gak tega sama gadis baik berhijab.


Uttieini beneran racun, gara-gara loe ngedit poto Donghae combine sama Saipul Jamil, gue jadi  otodidak belajar photoshop. Emak yang satu ini emang paling jago ngacak-ngacak poto editan gue yang udah gue edit dengan segenap cinta. Tapi yang paling sukses bikin gue ngakak adalah editan  transformasi Andika Kangen Band menjadi si "L", parah.

Nufritayulita, ibu guru yang takut ketahuan muridnya kalo punya poto editan sama Parhat Abbas, ayoo... dong mak blog barunya di garap kalo bingung mulailah dengan kalimat " pada suatu hari....." *becanda ya mak, gue takut kualat ngajarin guru Bahasa Indonesia.

Mereka semua adalah kdrama holic dan juga seleb blog. Bangga dong, iyalah gue seneng banget bisa kenal dan temenan sama mereka, secara pengetahuan mereka tentang semua hal yang ada di Korea sana lebih banyak dari gue, karena sejauh ini gue agak-agak kesulitan mengingat wajah dan nama-nama bintang Korea kecuali yang gue suka aja. Dan jujur aja sih gue hanya ngepens sama drama korea dan bintang-bintangnya aja  dan belum merambah ke Kpop tapi makin kesini gak menutup kemungkinan gue perlahan-lahan keracunan Kpop juga.

Dari pertemanan ini akhirnya si Empie yang unyu nge add gue di grup WA mulai dari ngobrol masalah serius sampe becanda-becanda konyol yang bikin ngakak setiap hari.  Kelakuan emak-emak ini setiap harinya bikin gue berhenti ngejemur cucian cuma buat bales whatsapp.  Gue happy banget dengan adanya pertemanan ini,karena setiap hari gue punya temen ngobrol yang sama dan paling nggak HP gue nggak sepi-sepi amat. Terakhir gue punya genk jaman SMA dan nggak nyangka setelah jadi emak-emak pun gue masih seneng aja gabung di dalam genk.

Agar obrolan-obrolan kita ada manfaatnya, akhirnya tercetuslah ide untuk bikin website yang isinya sangat beragam mulai dari informasi, review drama bahkan gosip seleb korea dan juga Kpop. Ide ini datangnya dari si Empiee yang unyu, di bantu sang pacar yang setia untuk ikut mendesain, akhirnya tercetuslah sebuah web keroyokan bernama mykoreandrama.com  sesuai dengan tagline nya yaitu, tempat kumpulnya pecinta Drama Korea selain di blog keroyokan, kita juga ngerusuh di Twitter  @myKoreanDramaID juga di fanpage  Facebook My Korean Drama ID. Semoga website ini bisa menjadi sarana informasi bagi para Kdrama Lovers di luar sana dan menjadi sarana motivasi para member untuk selalu rajin menulis. Apalah gue yang blognya hanya berisi tulisan gak jelas tiba-tiba di ajak gabung menjadi member rasanya sesuatu banget lah, senang campur terharu. Tapi sebenernya yang paling gue harapkan dari pertemanan ini adalah gak hanya ketemu di dunia maya tapi ketemu di dunia nyata. Mungkin some day ya girls,  kita bisa ketemuan ngerumpi bareng, ketawa-ketiwi bareng sambil ngemil seblak hihih...